Senin, 18 Januari 2010

refleksi akhir tahun,

di pinggiran zaman

penaklukan-penaklukan atas mimpi terus berlanjut

kebekuan optimisme

pun masih saja tertata rapi

sebab biru langit dan biru lautan

masih menyatu dibatas pandang sana


kecepatan gerak langkah kecil ini

makin menggebu

dan terus berlanjut

walau kadang disatu titik, tak tuntas...


memeluk embun pagi yang ada ditiap-tiap titik

sejuknya terasa sama

namun, ada indah yang berbeda

dari tiap rasa yang tersaji


para pecundang ada yang berlompat tinggi...

membentang kedua tangannya dengan menebar

senyum kebebasan

para pecundang ada yang hanya mampu kaku dan tetap mati

biarkanlah saja mereka seperti itu, sebab itu pilihan...!!?


2009... penuh senyum keajaiban

senyum keajaiban yang tak terkira

dari ketegangan-ketegangan yang tak terkira

2010... ketegangan-ketegangan itu lebih

ketegangan-ketegangan yang berakhir

dengan senyum keajaiban

di lajur yang lain di level berikunya.....

adalah harus,!!!


dan ehhem...... (pesan untuk seseorang)....

ini takdir tuhan

jangan coba kau pungkiri

jangan lari menjauh dari keajaibanNYA

.......................................................

refleksi akhir tahun,

malili, 31.12.2009/23.18

Tidak ada komentar: